Aku
ingin pergi, tapi kamu selalu mengejarku. Aku ingin lari, tapi kamu menarikku
lagi. Apa maumu? Membuatku terluka lagi?
Matahari mulai menampakkan sinarnya. Embun-embun mulai
jatuh dari daun dan dahan, segarnya. Sahutan alam mewarnai pagi ini. Duniaku
dimulai, hari baruku dimulai. Aku bergegas menata kamar tidur yang mirip gudang
penyimpanan, kemudian sholat, mandi, sarapan, dan berangkat ke sekolah. Selalu
saja seperti itu.
Sekolah ini telah menjadi rumah kedua untukku. Tempat
dimana aku bertemu pengajar, teman, buku, pr, tugas, dan apalah. Mereka
membuatku lebih bermakna di hidup ini. Apalagi Medika yang selalu ada buatku.
Panggil saja dika. Seorang cowok yang berhasil memikatku. Aku sangat
mencintainya.
“Lauraaa..”, panggil Dika dari arah pintu gerbang. Hampir
lima menit aku dengar suaranya, tapi ku tengok dari jendela, tak ada satupun
yang membukakan pintu. Sementara aku masih menata perlengkapan sekolah.