Sometimes we think that College is not
important enough, but lets proof! I will help you to see. Keep on reading my
blog.
Kuliah?
Emang lo anak orang kaya? Berharap banget bisa kuliah. Jangan mimpi ketinggian
deh, entar jatohnya sakit. Udah, abis SMA langsung kerja aja, enak kan langsung
pegang duit sendiri. Bisa buat jajan, bisa buat shopping, hura-hura, clubbing,
party gituuuu. Lagian, emang ada yang mau nerima lo? Bayar cicilan motor aja
susah, apalagi bayar kuliah. Emang ada yang mau nerima lo? SMP aja pernah ga
naik kelas, SMA sering bolos. Entar kalo kuliah, DO lagi. Emang ada yang mau
nerima lo? Orang ga punya apa-apa, tapi sok sok punya mimpi. Ngaca deh!
Ada
yang masih berpikiran seperti itu? Kalau masih ada, kasian banget. Orang yang
seperti itu terlalu primitive untuk hidup di era milinium ini. Maaf bagi yang
tersinggung, ngga ada maksud. Dibawa nyantai aja yaaa.
Tapi memang masih banyak sih yang
pemikirannya kayak gitu, terutama orang-orang yang tinggal di pedesaan yang
kurang sarana informasi. Terus orang-orang yang pendidikannya belum diatas
rata-rata. Dan orang yang pemikirannya jangka pendek.
Mimpi itu jalan untuk berproses.
Mimpi adalah tujuan hidup yang mengarahkan kita sehingga kita tau apa yang
harus kita lakukan. Mimpi itu adalah bayangan yang siap untuk dijadikan nyata.
Jangan takut bermimpi. Bermimpilah, sebelum bermimpi itu bayar!
Kadang orang malas kuliah karena
tidak ada biaya. Jangan takut, sekarang ada beasiswa kok, namanya bidik misi.
Mahasiswa sudah tidak perlu lagi bayar uang gedung, cukup biaya kostan dan
buku-buku. Bahkan di beberapa universitas juga ada yang ngasi semacam uang
bulanan gitu. Pemerintah memberi subsidi bagi anak-anak yang kurang beruntung
tapi semangatnya tinggi. Tak perlu punya rumah gedongan biar bisa kuliah, ga
perlu punya gadget canggih biar bisa kuliah. Lo Cuma butuh semangat yang ga
gampang padam, pemikiran yang memandang jauh kedepan, spirit yang ga bisa
hilang, kerja keras dan pantang menyerah, dan doa yang tiada hentinya.
Oke, sekarang mari kita merenung mengoreksi diri
masing-masing. Apasih sebenarnya yang kita harapkan dari bangku kiliah ini?
Yah, kenapa harus kuliah?
1.
Kuliah itu nambah ilmu
Ini alasan yang uda mainstream sih
sebenarnya. Iyalah, semua orang juga tau kalo kuliah tujuannya juga nyari ilmu.
Tapi ilmu di perkuliahan lebih banyak dan lebih baru daripadi ilmu yang kita
dapatkan pas masih di SMA. Di bangku kuliah mahasiswa diajarkan ilmu secara
lebih kompleks. Mahasiswa dilatih untuk lebih bisa berkontribusi untuk negerinya.
Ilmu yang diberikan juga tidak hanya teori, tapi yang benar-benar terjadi di
masyarakat. Jadi sudah ngga abstrak lagi lah intinya.
2.
Kuliah itu nambah temen
Kuliah tuh bisa nambah temen, yah walaupun
tanpa kuliah kita juga bisa nambah temen sih. Bukan Cuma dari wilayah jawa dang,
tapi juga seantero Indonesia bahkan dari Negara tetangga. Mau sharing
pengalaman nih ya, dulu waktu masih kuliah di Universitas Airlangga, aku punya
temen anak Malaysia, namanya Lim Shaoqin. Nah, dia nih yang ngajarin kita bahasa
Malaysia. Ya walaupun bahasa Indonesia sama Malaysia hampir sama, tapi
seenggaknya kita taulah apa yang membuatnya sedikit berbeda. Iya, bunyi ‘a’
yang kerap beranti dengan vocal ‘e’. Dia juga memberitahu kami bagaimana dia
samapi sekolah disini, bagaimana system pendidikan disana, sampai mengapa dia
memilih Indonesia, bukan Negara yang lain. Jadi, temen-temen kuliah kita juga
terpilih loh, ngga asal-asalan.
3.
Kuliah itu upaya menemukan jati diri
Untuk anak-anak seusia kita, eh maksudku
remaja seusia kita, pasti masih sering kan labil-labil gitu. Temen milih A kita
ikutan A, awalnya pengen B gegera teman maunya C kita jadi ikutan pilih C. ya
gapapa sih, namanya juga remaja, proses menuju kedewasaan. Di masa – masa ini
kita sedang menjalani proses pencarian jati diri. Kita sedang meraba-raba
potensi diri kita sebenarnya dimana, kemudian apa yang baik dan yang buruk, dan
mau dimana hidup kita selanjutnya. Di bangku perkuliahan, kalian akan disuguhi
banyak sekali unit kegiatan masahasiswa yang akan membantu kalian menemukan apa
yang kalian cari. Selain itu, di bangku perkuliahan, kepekaan kalian juga akan
terangsang, karena kalian akan jauh dari orangtua, sehingga mau tidak mau,
kalian harus mengatur semua kehidupan kalian. Pada saat seperti itu, kalian juga
akan belajar menemukan siapa diri kalian sebenarnya.
4.
Kuliah itu investasi jangka panjang
Dalam makro ekonomi, yang mempengaruhi
produktivitas masa depan adalah tabungan dan investasi. Dimana, produktivitas
itu mencerminkan standar hidup. Apabila produktifitas suatu Negara itu
meningkat, maka standar hidup juga akan meningkat. Itulah mengapa,
remaja-remaja seperti kita ini harus tetap lanjut ke bangku perkuliahan. Agar
ada yang meneruskan kepemimpinan dan membawa Indonesia lebih maju lagi di
segala bidang. Di bidang politik misalnya, pendidikan yang bagus dan penuh
integritas, akan menghasilkan mahasiswa yang anti korupsi. Iya, pendidikanlah
yang dapat melatih.
5.
Kuliah itu ajang cari jodoh yang mapan
Cie yang lagi nyari jodoh. Jodoh ga kemana
kok. Gak akan lari gunung di kejar. Tapi bukan berarti kita benar-benar diam.
Melainkan, kita harus mempersiapkan diri menjadi orang yang lebih baik. Nah,
salah satunya dalam bidang pendidikan. Siapa sih yang mau nolak calon dokter?
Calon banker? Calon pengusaha? Ngga ada men. Mertua ga bakal nolak calon
menantu yang masa depannya (keliatan) cerah. Yang masih keliatannya aja uda ga
bakal ditolak, apalagi yang bener-bener cerah. Tinggal tunjuk aja dah. Wait,
semua itu tidak didapatkan hanya dengan bengong di depan tv, nungguin acara
kuis berhadiah. Tapi dengan menambah ilmu, yaitu kuliah. Dengan bertambahnya
ilmu, semua orang akan lebih mudah mencapai target hidupnya.
Nah, itu sih menurutku alasan-alasan simple
yang menjawab judul tulisan diatas. Kalo kurang tinggal tambahin di komentar
aja ya gan. Semangat kuliah!!

No comments:
Post a Comment